Summary Lean Logistik (Mura, Muri, dan Muda)


Apa itu Mura, Muri, dan Muda ?
Muda, Mura dan Muri merupakan bahasa Jepang yang memiliki arti tidak teratur, berlebihan, dan pemborosan. Mura, Muda dan Muri adalah salah satu bagian filosofi kaizen.

Mura artinya tidak teratur; tidak seimbang; tidak merata. Apakah ada hal-hal tidak yang tidak teratur yang menyebabkan inkonsistensi hasil? Keterlambatan adalah salah satu indikasi adanya mura (ketidakteraturan) dalam hal waktu.

Muri artinya beban yang berlebih; beban yang tidak masuk akal. Apakah ada beban berlebih yang mengakibatkan kondisi kerja yang buruk? Sebagai contoh, pembagian tugas yang tidak merata antar karyawan akan menciptakan kondisi kerja yang tidak kondusif dan mengurangi produktifitas.

Muda artinya pemborosan; sampah yang perlu dibuang. Apakah ada pemborosan yang menyebabkan berkurangnya nilai tambah? Fitur yang tidak perlu, waktu menunggu yang terlalu lama, gerakan yang tidak efisien adalah contoh pemborosan uang dan waktu yang perlu dihilangkan.
Ini adalah prinsip kerja efisien dalam manufaktur. Dalam istilah yang lebih umum disebut lean manufacturing. 3M ini adalah hal-hal yang harus dihindari agar tercapai kerja efisien.

Penerapan Muda, Muri, dan Mura di perusahaan Toyota
Muda
u  Filosofi Muda, Mura, dan Muri yang diterapkan diperusahaan ToyotaMuda 1 adalah overproduksi, atau produksi yang melebihi kebutuhan.
u  Muda 2 adalah inventori.
u  Muda 3 adalah menunggu, yang menghabiskan waktu.
u  Muda 4 adalah gerakan barang atau benda yang tidak perlu selama proses produksi.
u  Muda 5 adalah transportasi.
u  Muda 6 adalah pengerjaan kembali, atau rework, akibat ketidaksesuaian.
u  Muda 7 adalah proses yang mubazir.
Muri artinya mustahil atau sulit. Ini bisa menyangkut rencana, juga cara kerja. Rencana produksi yang mustahil adalah rencana yang tidak berdasar pada data sahih soal kapasitas mesin, ketersediaan bahan baku, serta tenaga kerja.
Mura artinya tidak merata atau tidak stabil. Produk dihasilkan dengan varian kualitas yang lebar. Atau, jumlah hasil produksi turun naik secara drastis.

Kesimpulan
3M (Mura , Muda, dan Muri) harus dideteksi, ditemukan, dan dihilangkan, agar didapat sistem produksi yang efisien. Caranya adalah dengan melakukan kaizen secara terus menerus.



Komentar

Postingan Populer